Aktivis 98 Melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK - Mantik Berita

Aktivis 98 Melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

 154 views (dibaca)

mantik.id, Jakarta – Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun yang kabarnya seorang aktivis 98, melaporkan dua putra presiden Jokowi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangerap ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan itu terkait dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) karena hubungan relasi bisnis dua anak Jokowi dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

“Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan,” ujar Ubedilah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/1/22).

Dilansir dari idtimes Ubedilah menjelaskan, laporan ini berawal pada 2015 ketika sebuah perusahaan bernama PT SM menjadi tersangka pembakaran hutan dan sudah dituntut Kementerian Lingkungan Hidup (LHK) sebesar Rp7,9 triliun. Mahkamah Agung mengabulkan tuntutan Rp7,8 miliar.

“Itu terjadi pada Februari 2019, setelah anak presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” kata Ubedilah.

Menurutnya, mustahil perusahaan baru mendapat suntikan dana penyertaan modal dari peursahaan ventura yang juga berjejaring dengan PT SM. Ubedilah mengatakan ada dua kali kucuran dana dalam waktu yang dekat.

“Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis Rp 92 miliar,” ujar Ubedilah.

“Itu bagi kami tanda tanya besar, apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis kalau dia bukan anak presiden,” sambungnya.

Dalam laporannya, Ubedilah melampirkan sejumlah bukti. Bukti-bukti yang dilaporkan antara lain seperti dokumen perusahaan dan bukti berupa pemberitaan penyertaan modal dari ventura.

“Kemudian kita lihat di perusahaan-perusahaan yang dokumennya rapi itu, memang ada tokoh-tokoh yang tadi saya sebutkan,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.