Covid-19 Kuras Pendapatan Warga 3 Kampung di Lokasi Wisata Piaynemo Raja Ampat - Mantik Berita

Covid-19 Kuras Pendapatan Warga 3 Kampung di Lokasi Wisata Piaynemo Raja Ampat

 128 views (dibaca)

Mantik.id, Sorong – Warga tiga kampung. Saupapir, Saukabu dan kampung Paam distrik Waigeo Barat Kepulauan kabupaten Raja Ampat Papua Barat, telah menggantungkan kehidupan ekonomi keluarganya lewat wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata puncak Piaynemo.

Puncak Piaynemo merupakan salah satu spot wisata alam unggulan di kabupaten Raja Ampat. Spot ini tidak jauh dari Waisai ibukota kabupaten Raja Ampat. Ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam.

Yakobus Mambrasar, warga kampung Paam, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang souvenir dan makanan ringan dan siap saji di lapak kaki bukit Piaynemo, sambil menunggu wisatawan yang berkunjung di tempat tersebut.

Yakobus mengaku, sebelum pandemi Covid-19 melanda negeri ini. Ia bersama warga dari kampung Saupapir dan Saukabu bisa menikmati keuntungan sebanyak kurang lebih lima juta rupiah dalam seminggu.

“Dulu sebelum Covid, kami bisa mendapat keuntungan dari menjual makanan ringan dan kelapa muda di sini (lokasi wisata puncak Piaynemo) bisa sampai lima juta rupiah,” ujar Mambrasar, kepada media ini di lokasi wisata Piaynemo belum lama ini.

Dikatakannya, setelah pandemi Covid-19 masuk ke Raja Ampat, sejak itu pula pemerintah Raja Ampat mulai menutup seluruh tempat wisata yang ada.

“Sejak Covid masuk Raja Ampat pemerintah daerah tutup semua tempat wisata termasuk di Piaynemo. Wisatawan asing dipulangkan, dan wisatawan lokal dilarang berkunjung. Disitulah kami merasa susah dan balik ke profesi awal pengrajin Kopra,” terangnya.

Menurut pengakuan Yakobus Mambrasar, memang Covid-19 tidak hanya merenggut nyawa manusia, tetapi juga merenggut pendapatan warga yang semula dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga di ketiga kampung tersebut, menjadi rapuh dan tak berdaya.

Dijelaskannya, setelah pemerintah mulai membuka tempat-tempat wisata di kabupaten Raja Ampat, mulai ada angin segar kepada warga tiga kampung di distrik Waigeo Barat Kepulauan itu.

“Setelah pemerintah daerah membuka kawasan wisata Piaynemo, kami merasa bahagia, seakan nafas ini mulai berjalan teratur. Kini kami sudah mulai berjualan lagi meski tidak sebanyak keuntungan sebelum Covid. Ini karena tamu belum sebanyak sebelumnya,” terangnya.

Yakobus Mambrasar dan warga kampung yang lain di distrik Waigeo Barat Kepulauan berharap, pandemi Covid-19 cepat berakhir, dan kunjungan wisatawan menjadi normal kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.