Indonesia Tolak Menyerah dari Thailand, "Bola itu Bundar" - Mantik Berita

Indonesia Tolak Menyerah dari Thailand, “Bola itu Bundar”

 254 views (dibaca)

mantik.id – Masih ada peluang untuk timnas Indonesia di leg kedua nanti meskipun berat. Shin Tae-yong menilai ada 3 alasan di balik kekalahan dari Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020. 

Alasan yang pertama Indonesia kalah dari Thailand adalah soal pengalaman. Dari usia Indonesia dihuni banyak pemain muda. Mayoritas pemain belum sarat pengalaman dan belum pernah merasakan laga final dengan tekanan setinggi Piala AFF.

“Kami menyiapkan tim dengan baik hingga ke final. Tapi, bagaimana pun ada banyak pemain yang memainkan final pertamanya pada laga ini,” kata Shin Tae-yong.

Alasan kedua, Indonesia kebobolan gol cepat dari aksi Chanathip. Pemain berusia 28 tahun itu mencetak gol pada menit ke-2. Situasi itu membuat Indonesia kesulitan untuk bangkit dari tekanan.

“Kami kebobolan gol yang sangat cepat, begitu babak pertama baru dimulai langsung gol. Situasi itulah yang lantas mempersulit kami sendiri,” ucapnya.

Selanjutnya alasan yang ketiga, Shin Tae-yong menyebut pemain Indonesia gagal memanfaatkan momen yang didapat. Pada menit ke-41, ada peluang emas yang didapat Alfeandra Dewangga. Tapi, momen ini gagal menjadi gol.

“Peluang Dewangga kami tidak bisa cetak gol dari momen itu sehingga kami sulit untuk bangkit,” tegasnya.

Selain peluang yang didapat Dewangga, praktis Indonesia lebih banyak berada dalam tekanan Thailand pada babak pertama. Lalu, pada babak kedua, saat tekanan Thailand mengendur, Indonesia sudah kehilangan ritme permainan dan fokus.

Kendati demikian Tim nasional Indonesia menolak untuk menyerah meski kalah telak 0-4 dari Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.

“Kami tidak akan menyerah. Saya akan meminta pemain untuk memikirkan hasil leg pertama agar mereka dapat mengeluarkan kembali potensi terbaiknya seperti saat babak penyisihan grup,” ujar pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Walaupun mengakui berat untuk membalikan keadaan tertinggal empat gol tanpa balas, juru taktik asal Korea Selatan itu tetap berharap timnas jangan patah semangat.

Apalagi Thailand, menurut pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, memang merupakan salah satu tim terbaik di kawasan Asia Tenggara, bersama dengan Vietnam.

Namun, menurut Shin, apapun bisa terjadi. Dia pun meminta anak-anaknya untuk tetap menegakkan kepala dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk leg kedua.

“Bola itu bundar. Kami harus bekerja keras untuk leg kedua. Kami mengetahui bahwa kami mendapatkan dukungan dari para suporter. Demi mereka, kami mau meraih hasil yang baik,” tutur Shin.

Tim nasional Indonesia kalah dengan skor 0-4 dari Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu malam.

Dua dari empat gol Thailand dijaringkan oleh Chanathip Songkrasin dan sisanya disumbangkan Supachok Sarachart serta Bordin Phala.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus menang dengan selisih minimal lima gol pada leg kedua untuk menjadi juara. Leg kedua final digelar pada Sabtu (1/1) malam di Stadion Nasional, Singapura. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.