Ketua Pepadi: Pak Anies saya akan menitipkan Wayang untuk Jakarta

Ketua Pepadi Pusat H. Kondang Sutrisno (Kanan), Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Bawesdan (Tengah), Hj. Istiqomah K. Sutrisno (Kiri), (Foto:mantik.id)

mantik.id, Bekasi – Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) H. Kondang Sutrisno mengadakan Pagelaran Wayang Kulit Virtual yang diselenggarakan di tempat usahanya PT. Maju Teknik Utama di Bekasi, Selasa (05/10/2021).

Dalam sambutannya Ketua Pepadi H. Kondang Sutrisno mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Bawesdan yang bersedia hadir langsung ke lokasi acara dalam undangannya.

H. Kondang mengatakan sebagai Ketua Pepadi Pusat, dan mewakili keluarga besar PT. Maju Teknik Utama (MTU), serta keluarga besar Gulang Jaya sangat merasa bangga dengan kehadiran orang nomor satu di DKI Jakarta Anies Rasyid Bawesdan.

“Ini tanda-tanda budaya Wayang Kulit akan kembali hidup terutama kedepannya untuk Kota Jakarta, “Saya nitip pak Anies?, wayang akan saya titipkan di Jakarta”. tutur H. Kondang.

Ketua Pepadi dan Gubernur DKI Jakarta (tengah keduanya), (foto: mantik.id)

Pagelaran Wayang Kulit Virtual dalam lakon Lahire Parikesit selain dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Bawesdan, juga dihadiri oleh para direksi PT. Maju Teknik Utama, Ketua Gulang Jaya Ki Gunarto Guno Tali Jendro, SH.,MM., Ketua Komunitas Pelestari Seni Budaya Nusantara, Yoga Mandira.

Dalam sambutannya Anies Bawesdan mengatakan bukan sekedar bersama-sama ikut menyaksikan pagelaran wayang kulit, tapi kita ikut bersama-sama melestarikan dan mengembangkan budaya wayang kulit.

Anis menyampaikan keinginan malam ini bisa hadir di tempat ini dirinya merasa tuntas.

“Di tempat lain atau yang jauh bersama H. Kondang sering bersama, tapi di tempat ini Alhamdulillah akhirnya sampai juga, Insya Allah tempat ini makin maju”. Kata Anies.

Anies menyampaikan usaha dan berbudaya bersama-sama itu luar biasa. “Peran yang dilakukan oleh H. Kondang sebagai Ketua Pepadi bisa menjadi pengayom bagi kita semua dalam melestarikan budaya nusantara”. lanjut Anies.

Anies secara pribadi merasa bersyukur karena di Jakarta ketempatan komunitas ini, baik Pepadi Pusat dan sekarang ada Gulang Jaya sehingga Anies bisa terus memfasilitasi. Hal itu pernah dilakukan Anies di tahun 2019 di Balai Kota pertama kalinya digunakan untuk pagelaran budaya wayang kulit dan rencananya akan berlanjut ke kota-kota lain di Jakarta, tapi rencana itu tertunda karena datangnya pandemi Covid-19.

Anies berniat yang tertunda tidak dibatalkan tentu dengan pandemi berakhir niat itu akan diwujudkan.

“Alhamdulilah nampaknya sekarang ini bisa memungkinkan kembali untuk kita beraktivitas, Insya Allah akan terus membaik dan setelah membaik nanti di Balai Kota akan kita gunakan lagi dan pak H. Kondang nanti yang akan langsung mendalangnya”. Kata Anies yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para undangan.

Lakon Lahire Parikesit dalam pagelaran wayang kulit malam ini yang didalangi oleh Ki Dalang Suyanto, menurut Anies sangat tepat dan ada hikmahnya kalau dulu perang Baratayuda sekarang perang melawan pandemi Covid-19.

Kegiatan pagelaran wayang kulit menurut Anies benar-benar membawa pelajaran karakter yang luar biasa, percontohan karakter yang lengkap.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Bawesdan memberika sambutan (foto: mantik.id)

“Lihat beberapa karakter tokoh-tokoh wayang kulit yang akan dimainkan, akan memberikan contoh-contoh macam-macam perilaku”. ungkap Anies.

Dalam mengakhiri sambutannya Anies menyampaikan apa yang didapat dari tontonan pagelaran wayang kulit menjadi pelajaran hikmah, ilmu menurut Anies datang melalui dua jalur satu lewat Kitab dua lewat Hikmah. “Kitab itu yang dibaca secara langsung dan Hikmah yang kita alami dan kita lihat dan pagelaran wayang merupakan tontonan yang penuh dengan tuntunan yang penuh membawa begitu banyak hikmah”. Kata Anies.

Leave a Reply

%d bloggers like this: