Mahfud MD: Pemerintah tidak bisa dijatuhkan karena alasan Covid-19 - Mantik Berita

Mahfud MD: Pemerintah tidak bisa dijatuhkan karena alasan Covid-19

 96 views (dibaca)

mantik.di, Jakarta – Dalam dialog virtual yang digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Menkopolhukam Mahfud MD terkait penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021), Mahfud MD mengatakan pemerintahan tidak bisa dijatuhkan karena permasalahan pandemi Covid-19.

Hal itu seiring dengan munculnya provokasi di media sosial yang memprotes kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sama, kalau pemerintah Insya Allah sekarang ini tidak bisa dijatuhkan karena alasan Covid-19, karena tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan. Dan ternyata NU juga berpandangan demikian,” ujar Mahfud dalam siaran pers, Selasa (27/7).

Hal tersebut dia katakan saat menanggapi pernyataan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj yang mengatakan, Jokowi tidak bisa dijatuhkan karena alasan penanganan Covid 19. Alasannya, Jokowi tidak melakukan pelanggaran hukum.

“Saat ini mulai ada gerakan yang berbau politis, targetnya minimal merecoki dan mengganggu pemerintahan Pak Jokowi dan Menteri-menterinya,” Kata Said.

Menko Polhukam Mahfud MD dalam diskusi virtual didampingi seluruh pejabat para deputi, staf ahli dan staf khusus. Sedangkan Ketum PBNU didampingi Sekjen Helmy Faishal dan Ketua PBNU, Robikin Emhas.

Melansir dari laman republika.co.id, Mahfud telah menyatakan, pemerintah mengetahui ada kelompok murni dan tidak murni dalam menyampaikan aspirasi terkait penanganan Covid-19. Kelompok tidak murni, kata dia, hanya ingin memanfaatkan situasi dan terus menerus menyerang keputusan pemerintah.

“Ada kelompok yang murni tadi, lalu ada kelompok yang tidak murni. Masalahnya itu hanya ingin menentang aja, memanfaatkan situasi. Apapun yang diputuskan pemerintah diserang,” ujar Mahfud dalam konferensi pers usai melakukan rapat dengan sembilan kementerian lembaga terkait situasi penanganan Covid-19 di kantornya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/7).

Mahfud mengatakan, pemerintah sudah mengetahui ada sekelompok orang yang memiliki keinginan untuk memanfaatkan situasi terkini. Pemerintah, kata dia, pasang mata kepada kelompok tersebut.

Menurut dia, kelompok tersebut selalu melakukan provokasi dan menyatakan setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah itu tidak benar. “Selalu melakukan provokasi dan menyatakan setiap kebijakan pemerintah itu salah. Padahal, pada prinsipnya pemerintah itu terbuka dan merespons segala aspirasi masyarakat,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.