Medali Emas Ganda Putri, Hadiah Kemerdekaan RI - Mantik Berita

Medali Emas Ganda Putri, Hadiah Kemerdekaan RI

 180 views (dibaca)

mantik.id – Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin siang (2/8), setelah pasangan ganda putri kebanggaan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan kemenangan atas pasangan ganda putri Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan dalam dua set langsung dengan skor 21-19, 21-15.

Penghormatan bendara Merah Putih


Rasa haru terpancar dari wajah kedua pemain, hal ini terlihat dari wajah Greysia/Apriyani yang masih tak kuasa menahan tangis saat berada di podium juara.

Baca juga: Tangisan Kemenangan Greysia Polli/Apriyani Rahayu setelah peroleh Medali Emas

Greysia/Apriyani juga tak kuasa membendung air mata yang jatuh saat pengalungan medali. Sebelumnya di lapangan mereka juga menangis haru kemudian memeluk Sang Pelatih, Eng Hian, ketika memastikan poin kemenangan


Jalannya Pertandingan


Dalam laga melawan Chen/Jia, Greysia/Apriyani menunjukkan mental kuat sejak awal pertandingan. Mereka bisa mengatasi tekanan bermain di babak final dengan sangat baik.


Greysia/Apriyani lebih sering memimpin perolehan angka. Ketika Chen/Jia hampir mengejar di pengujung gim pertama, Greysia/Apriyani menunjukkan kegigihan hingga menang tipis 21-19.


Masuk ke gim kedua Greysia/Apriyani tak menyia-nyiakan momentum yang sedang ada dalam diri mereka. Greysia/Apriyani langsung memimpin 7-2 dan berlanjut menjadi 16-9.


Permainan Greysia/Apriyani makin menekan Chen/Jia yang berada dalam tekanan kuat. Greysia/Apriyani bisa mendapat match point di angka 20-14. Pengembalian Chen/Jia yang keluar kemudian memastikan Greysia/Apriyani menang 21-15.


Perolehan Medali


Greysia/Apriyani jadi satu-satunya penyumbang medali emas dari cabang olahraga badminton. Greysia/Apriyani juga mencatat sejarah sebagai penyumbang medali emas pertama dari sektor ganda putri di Olimpiade.

Indonesia sendiri diketahui memiliki tradisi emas di cabang olahraga badminton. Hanya di tahun 2012 Indonesia tercatat tidak mendapatkan medali emas.

Hasil yang diperoleh pasangan ganda putri tersebut melengkapi catatan perolehan emas badminton yang sebelumnya telah disumbangkan oleh tunggal putra (Alan Budikusuma, 1992), (Taufik Hidayat, 2004), tunggal putri (Susy Susanti, 1992), ganda putra (Ricky Subagja/Rexy Mainaky, 1996), (Chandra Wijaya/Tony Gunawan, 2000), (Markis Kido/Hendra Setiawan, 2008), dan ganda campuran (Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, 2016)


Dengan tambahan medali emas dari cabang bulutangkis melalui Greysia/Apriyani, kontingen Indonesia kini total mengoleksi empat medali. Sebelumnya Tim Merah Putih meraih tiga medali yang terdiri dari 1 perak dan 2 perunggu, yang seluruhnya diraih dari cabang angkat besi. 


Tambahan medali emas dari cabang badminton melalui Greysia/Apriyani membuat Indonesia naik ke peringkat ke-34 klasemen medali dengan catatan 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.


Indonesia masih memiliki peluang meraih medali dari Anthony Sinisuka Ginting yang berlaga dalam partai perebutan perunggu di sektor tunggal putra, serta lifter Nurul Akmal yang akan tampil di cabor angkat besi kelas +87 kg putri pada hari ini. (rico/mantik}

Leave a Reply

Your email address will not be published.