Menko Luhut: Pemerintah Indonesia siapkan skenario terburuk Jika Covid-19 tembus 100.000 per hari - Mantik Berita

Menko Luhut: Pemerintah Indonesia siapkan skenario terburuk Jika Covid-19 tembus 100.000 per hari

 102 views (dibaca)

mantik.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Jawa-Bali, mengatakan angka penularan yang dipicu oleh varian Delta ini masih berpotensi melonjak.

Untuk itu pemerintah Indonesia menyiapkan skenario terburuk (worst case scenario) penanganan Covid-19 apabila jumlah kasus mencapai 100 ribu per hari.

Kata Luhut di Pulau Jawa dan Bali saat ini penuluran didominasi oleh varian Delta.

“Kita tidak berharap sampai ke 100 ribu kasus, tapi itu pun sudah kami rancang sekarang kalau sampai terjadi,” kata Menteri Luhut melalui konferensi pers virtual, Kamis.

Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tengah mengalami catatan tertinggi pada Rabu mencapai lebih dari 54 ribu kasus.

Pemerintah menyebut terus berupaya keras agar skenario terburuk itu jangan terjadi. Maka Luhut minta masyarakat untuk membantu dengan tidak menyebarkan informasi tak jelas soal penularan Covid-19.

Luhut menyebut tak pernah tahu jika ada kemungkinan varian lain. “We never know. Saya minta jangan dipolitisasi please. Ini soal kemanusiaan. Orang sekeliling kita sudah banyak yang  pergi karena Covid,” ujar Luhut.

Luhut menyampaikan jumlah kasus yang terjadi saat ini telah mencapai skenario terburuk yang sebelumnya diprediksi, namun dia tidak menduga kenaikannya terjadi secepat ini, dan pemerintah, lanjut dia, melakukan sejumlah upaya mengendalikan dan menangani kasus Covid-19 saat ini.

Luhut meminta rumah sakit mengalokasikan 40 persen kapasitas tempat tidurnya untuk penanganan Covid-19, lalu rumah susun dan wisma haji telah difungsikan sebagai rumah sakit darurat, juga telah memerintahkan TNI-Polri membangun rumah sakit lapangan.

Kapasitas industri telah dialokasikan untuk kebutuhan medis dan memenuhi kebutuhan oksigen 90-100 persen, pemerintah juga memesan 40 ribu oksigen konsentrator untuk memenuhi kebutuhan saat ini.

Sebanyak 2 ribu mahasiswa kedokteran dan keperawatan yang baru lulus dikerahkan untuk membantu tenaga kesehatan dan khusus menangani pasien Covid-19.

Selain itu, Menteri Luhut menyatakan telah meminta bantuan yang tidak bisa ditangani Indonesia antara lain ke Singapura, China dan Uni Emirat Arab.

Leave a Reply

Your email address will not be published.