PDIP dan Demokrat Serang Luhut Soal "Big Data" Penundaan Pemilu - Mantik Berita

PDIP dan Demokrat Serang Luhut Soal “Big Data” Penundaan Pemilu

 292 views (dibaca)

mantik.id, Jakarta – Sejumlah politisi PDIP dan Demokrat menyerang Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengenai “Big Data” dan wacana penundaan Pemilu 2024.

Pernyataan Luhut soal mengklaim mengantongi big data yang berisikan percakapan 110 juta orang di media sosial mendukung usulan Pemilu 2024 ditunda dan masa jabatan presiden Jokowi agar diperpanjang kini menuai kontroversi.

Ketua DPR Puan Maharani membantah klaim Luhut bahwa pemilih PDIP mendukung penundaan Pemilu 2024. Sebagai Ketua DPP PDIP menyatakan partainya memiliki data tersendiri terkait sikap pemilih terhadap wacana penundaan pemilu mendatang.

“Kalau di PDI Perjuangan, kami punya data sendiri dan tidak termaksud dengan data yang disampaikan [Luhut]. Itu saja,” ujar Puan pada wartawan di komplek Gedung Nusantara, Senayan, Selasa (15/3).

Puan menegaskan bahwa data yang dimiliki oleh PDIP pun berupa big data. “Dan data kami partai politik, big data juga,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto pun mempertanyakan kewenangan Luhut menyampaikan hal itu. Ia menantang Luhut untuk mempertanggungjawabkan pernyatannya secara akademis.

“Maka tidak boleh ada menteri yang punya pendapat yang berbeda. Presiden sudah berulang kali mengatakan sikapnya secara tegas dan pemerintah sudah sepakat pemilu tanggal 14 Februari 2024. Lalu kenapa ada pembantu presiden yang membuat wacana yang tidak menyehatkan di dalam situasi politik nasional?” kata Hasto.

Dilansir dari laman kompas.com, Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, partainya memiliki pandangan yang sama dengan PDIP  terhadap manuver Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait wacana menunda Pemilu 2024.

Kamhar mengaku miris melihat manuver Luhut yang menunjukkan sikap bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Joko Widodo maupun Menkopolhukam Mahfud MD yang sudah tegas menyatakan tak ada penundaan pemilu.

Luhut ternyata juga mengklaim pemilih Partai Demokrat, Gerindra, dan PDIP mendukung wacana tersebut. Akan tetapi, ketiga partai politik tersebut diketahui sudah menyatakan menolak usulan penundaan Pemilu 2024.

“Kalau rakyatnya terus berkembang terus gimana, nanti bilang DPR gimana, MPR bagaimana, ya kan konstitusi yang dibikin itu yang harus ditaati presiden. Konstitusi yang memerintahkan presiden, siapa pun presidennya,” ucap Luhut dikutip wartawan.


Leave a Reply

Your email address will not be published.