Perbuatan Bejat Ayah Kandung Terhadap Dua Bocah Adik Dan Kakak, Satu Kehilangan Nyawa - Mantik Berita

Perbuatan Bejat Ayah Kandung Terhadap Dua Bocah Adik Dan Kakak, Satu Kehilangan Nyawa

 146 views (dibaca)

mantik.id, NAMROLE, MALUKU – Perbuatan yang tak bermoral dilakukan oleh ayah kandung kepada dua Bocah adik dan kakak berinisial FN 5 tahun dan JN 7 tahun adalah sebuah perbuatan yang sangat keji. Ayah kandung berinisial BN melakukan kebejatan itu disaat ibu kandung berinisial TH sedang melakukan aktivitas diluar rumah.

Dari peristiwa nahas itu, Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja S.I.k., M.I.K., bersama personilnya dari Namlea, Ibukota Kabupaten Buru menempuh jalur darat sepanjang 140 KM menuju Namrole, Ibukota Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Guna Menyapa Keluarga Korban, Kamis 10/2/ 2022.

Perbutan bejat ayah kandung !terhadap dua Bocah adik dan kakak itu terjadi di Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole Pusat Kota Kabupaten Bursel, kasus ini terkuak setelah kondisi adik PN menjerit kesakitan dan penurunan Hemoglobing (HB) secara drastis, saat itu juga Bocah tersebut dilarikan ke RSUD Salim Alkatiri Namrole, guna mendapat perawatan.

Hasil pemeriksaan dan perawatan pihak kesehatan yang dialami Bocah PN tertanggal 19 Januari 2022 ditemukan adanya tindakan kekerasa seksual yang dialami Bocah tersebut, pada area vitalnya sehingga mengakibatkan kondisinya kritis. Sebelum dilarikan ke rumah sakit Bocah itu sempat menceritakan perbuatan bejat ayah kandungnya terhadap dirinya. BN ayah kandung pelaku bejat ini bukannya menginsafi berbuatannya malah BN melakukan hal yang sama kepada kakak PN berinisial JN berumur 7 tahun, juga mengalami hal yang sama dilarikan ke RSUD untuk mendapat pertolongan pertama tertanggal 23 januari 2022.

Dari hasil diagnosa dan pemeriksaan Bocah JN, ia juga menceritakan perbuatan bejat ayah kandungnya. Dalam perawatan tim Dokter di RSUD Namrole yang dialami Dua Bocah malang itu, akhirnya Bocah PN berumur 5 tahun adik kandung dari JN 7 tahun mengalami pendarahan sehingga Nyawa Bocah itu tidak tertolong (Meninggal). Dari peristiwa sadis itu, Kapolres Pulau Buru bersama anggota dari Namlea mendatangi pihak korban melalui jalan darat sepanjang 40 KM ke Namrole guna memberikan sebagian rezki berupa Sembako kepada keluarga korban.

Kepada Media ini Kapolres Pulau Buru Menuturkan, Kedatang Saya dan personil dari Namlea ke Namrole hanya semata menyapa pihak Keluarga Korban, dimana kekerasan terhadap anak maupun terhadap perempuan itu merupakan kejahatan manusia yang luar biasa dan kehadiran Kami di sini semata hanya memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban maupun masyarakat, jelas Kapolres.

Diatambahkan kasus pencabulan seksual terhadap Bocah dibawah umur secara tegas tetap diusut dan kasus ini akan dialihkan keMarkas Polisi Resort (Mapolres) Pulau Buru yang semula ditangani pihak Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Namrole dan dalam waktu singka pelaku yang melarikan diri ke hutan akan segera ditangkap dan seterusnya kami berjanji akan melakukan proses hukum terhadap pelaku melalui persidangan di Pengadilan Negeri (PN).

Selain itu juga Kapolres menyampaikan, atas nama pihak Kepolisian saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu korban Bocah. Kedatangan kami penyapa keluarga dan meyakinkan pihak keluarga dalam waktu dekat pelaku akan ditangkap sekaligus kami tempatkan Personil menjaga keluarga korban,” Kata Kapolres.(M-003)

Leave a Reply

Your email address will not be published.