Setiap warga dimakamkan, Bupati Jember terima honor Rp100 Ribu - Mantik Berita

Setiap warga dimakamkan, Bupati Jember terima honor Rp100 Ribu

 148 views (dibaca)

mantik.id, Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, yakni sekretaris daerah, Plt Kepala BPBD hingga Kabid Kedaruratan Logistik BPBD dikabarkan menerima honor Rp70 juta sebagai tim pemakaman jenazah pasien COVID-19.

Nilai honor yang diterima masing-masing pejabat tersebut sebesar Rp70 juta lebih dari total 705 kali pemakaman atau jumlah warga Jember yang meninggal akibat COVID-19 berdasarkan kode rekening 5.1.0204.01.0003 pada bulan Juni 2021, sehingga total anggaran yang dikeluarkan untuk empat pejabat tersebut mencapai Rp282 juta.

Hal itu diakui sendiri oleh Hendy, kemarin. Honor yang ia terima berasal dari anggaran susunan petugas pemakaman Covid-19. 

“Memang benar saya menerima honor sebagai pengarah, karena regulasinya ada itu, ada tim di bawahnya juga. Kaitannya tentang monitoring dan evaluasi (Monev),” kata Hendy dikutip dari cnnindonesia.com, Kamis (26/8).

“Besaran honor itu setiap pemakaman atau ada yang meninggal Rp 100 ribu. Kalau tidak salah. Untuk jumlahnya kok sampai kurang lebih Rp 70,5 juta? Karena itu total dari banyaknya korban yang meninggal akibat Covid-19 itu, 705 orang,” imbuh dia.

Dilansir dari laman voa.id, Hendy menyebut honor yang diterimanya tak menyalahi aturan, bahkan lumrah diterima pejabat pemerintah di Indonesia.

“Kami menyayangkan honor pemakaman yang diberikan kepada pejabat Pemkab Jember,” kata anggota Pansus COVID-19 Hadi Supaat di Jember, Jumat, 27 Agustus.

Menurutnya, para pejabat tidak etis menerima honor di tengah penderitaan masyarakat, apalagi honor tersebut dari kegiatan pemakaman pasien terkonfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Jember.

“Kami tidak pernah mendapatkan data surat keputusan (SK) terkait struktur petugas pemakaman COVID-19, namun memang benar ada honor untuk petugas relawan yang membantu pemakaman COVID-19,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto mengakui adanya honor tersebut. Hendy mengaku honor bagi bupati dan pejabat sudah menjadi regulasi. Sebab para pejabat tersebut melaksanakan fungsi monitoring dan evaluasi (monev) bahkan melebihi jam kerja.

“Memang benar saya terima honor itu dalam kapasitas kami sebagai tim monitoring dan evaluasi,” kata dia.

Bupati Jember menegaskan, honor tersebut langsung disumbangkan kepada warga yang keluarganya meninggal karena COVID-19.

“Seperti gaji saya yang saya sumbangkan untuk warga miskin yang terdampak pandemi,” katanya.

Dia menyebut honor yang diterima sebesar Rp100 ribu dalam setiap pemakaman.

Ada pun nilai honor yang mencapai Rp70 juta karena pada Juni hingga Juli banyak terjadi kasus kematian karena COVID-19.

“Tetapi kita tidak berharap jumlahnya banyak. Karena kalau kayak gitu, berarti kan banyak yang meninggal. Kita tidak ingin seperti itu,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.