Watubun: PDIP Siap Hadapi Verifikasi Parpol - Mantik Berita

Watubun: PDIP Siap Hadapi Verifikasi Parpol

 96 views (dibaca)

Mantik.id, Ambon –Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Maluku, Benhur George Watubun menegaskan, PDIP khususnya di Maluku siap untuk menghadapi proses verifikasi partai politik (parpol).

“Jadi sesuai dengan ketentuan, ya 100 persen DPD, DPC, dan PAC di seluruh Indonesia. Nah, dari seluruh Indonesia itu kita (PDIP) sempurna, tidak ada yang 100 persen, lalu DPD 75 persen, DPC 50 persen. Nggak ada itu. Seluruhnya 100 persen. Jadi intinya, PDIP siap menghadapi verifikasi parpol,” tegas Watubun kepada Teropongnews.com, di Ambon, Rabu (10/8/2022).

Saat ini, kata dia, pihaknya sementara mempersiapkan diri untuk melakukan konsolidasi, dan pemetaan wilayah-wilayah politik untuk kemenangan Pemilu Presiden (Pilpres), dan Pemilu Legislatif (Pileg), karena kedua momen tersebut yang menentukan semua proses.

“Itu merupakan instruksi Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri berdasarkan hasil Rakernas ke II PDIP pada 21-23 Juni 2022 lalu di Jakarta. Dan tentunya kita siap laksanakan dan mengamankan instruksi itu,” kata Watubun.

Menurut dia, setelah pihaknya mendaftar pada tanggal 1 Agustus 2022, maka DPD PDIP Provinsi Maluku segera bergerak, untuk melakukan konsolidasi di Kabupaten Kepulauan Aru pada tanggal 3-5 Agustus 2022.

Bukan saja itu, lanjut Watubun pada tanggal 24-25 Agustus 2022, pihaknya akan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang keputusan Rakernas PDIP, dan penyeragaman persepsi tentang proses pemenangan, dengan mengumpulkan seluruh fraksi-fraksi dan KSB di seluruh Maluku.

“Kami berharap menang hatrick di Pemilu 2024, kemudian ditindaklanjuti dengan kerja-kerja pemenangan di wilayah masing-masing. Sistem sekarang itu adalah sistem gotong royong. Jadi, tidak ada permusuhan di internal partai, dan itu adalah penegasan dari DPP PDIP,” tandas Watubun.

“Kita ingin memastikan adalah, misalkan di TPS A, suara di DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota itu paling tidak sama, atau bahkan lebih. Tidak boleh kurang. Kalau kurang, maka setiap calon akan dikenai sanksi,” tutup Watubun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.